Semua pujian hanya milik Allah, Tuhan manusia yang telah mengutus utusannya dan makhluknya yang paling mulia dari kalangan manusia sebagai 'rahmat' bagi seluruh alam.
Rahmat Allah dan kedamaian dari-Nya semoga tetap tercurah kepada penghulu para Rasul dan penutup para Nabi, Muhamad putra Abdullah yang hari kelahirannya senantiasa dirayakan dan diperingati oleh umatnya sebagai rasa syukur dan kebahagiaan atas diutusnya sebagai pembawa risalah dan alasan Tuhan menciptakan alam semesta; kepada keluarganya, semua sahabatnya dan siapa saya yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman.
Selanjutnya, buku ini merupakan terjemahan dari sebuah buku berbahasa Arab yang bernama Haula-l-Ihtifal Bi Dzikra-l-Maulidi-n-Nabawiyi-sy-Syarif, sebuah buku yang mengupas tuntas polemik perayaan maulid Nabi (rahmat dan kedamaian semoga selalu menyertai beliau) antara yang pro dan kontra yang hampir menjadi polemik tahunan di antara yang pro dan kontra.
Terjemahannya dalam bahasa Indonesia ini saya beri nama Mengupas Tuntas Polemik Perayaan Maulid Nabi Yang Mulia.
Semoga terjemahan sederhana ini dapat sedikit menambah wawasan dan tentunya dengan wawasan tersebut membuat kita lebih dewasa dalam menyikapi perbedaan yang ada di antara kita. Karena sejatinya perayaan Maulid Nabi tidak sepantasnya dijadikan polemik di antara kaum muslimin apalagi menyebabkan keretakan ukhuwah islamiyah kita.
Sejatinya perayaan maulid hanyalah salah satu ekspresi kecintaan dan syukur dari umat nabi dengan tanpa menapikan bentuk ekspresi lain dalam rangka mencintai, mensyukuri dan meneladani Nabi Muhamad (semoga rahmad dan kedamaian selalu menyertai beliau).
Bagi yang pro maulid tidak perlu memaksa orang lain yang tidak pro untuk mengekspresikan cintanya kepada sang Nabi, demikian juga sebaliknya.
Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan, berlomba-lomba meneladani dan mencintai Nabi kita, Muhamad dengan cara dan kemampuan yang kita miliki masing-masing.
Yang mampu dan senang berpuisi silahkan ekspresikan melalui puisi seperti syekh Bushiri dan Syek Barjanzi. Yang dianugrahi jamalatush shaut silahkan menyenandungkan selawat dan puisi fi madhi rasul. Yang dianugrahi jamalatul aqli silahkan ekspresikan dengan menyusun konsep dan menciptakan karya untuk menyampaikan pesan cinta dan menyebarkan berita akhlak mulia baginda Nabi.
Singkatnya mari kita ekspresikan cinta kita kepada Nabi kita sesuai kapasitas kita masing-masing tanpa harus menjatuhkan orang yang ekspresinya tidak sama dengan kita.
Akhir kata semoga terjemah ini menjadi salah satu ama yangl diterima di sisi-Nya sebagai amal saleh yang tulus karena-Nya.
Dieser Download kann aus rechtlichen Gründen nur mit Rechnungsadresse in A, B, CY, CZ, D, DK, EW, E, FIN, F, GR, H, IRL, I, LT, L, LR, M, NL, PL, P, R, S, SLO, SK ausgeliefert werden.








