23,99 €
inkl. MwSt.
Versandkostenfrei*
Versandfertig in 1-2 Wochen
payback
12 °P sammeln
  • Broschiertes Buch

Satu bos yang mustahil dihadapi. Satu asisten yang tak tergoyahkan. Satu bulan untuk melanggar semua aturan yang pernah mereka buat. Blake Tyrone selalu memegang kendali atas segalanya. Kerajaan bisnis bernilai miliaran dolarnya berjalan sempurna seperti mesin yang diminyaki. Kopi espressonya harus berada di suhu tepat 145 derajat. Dan para asistennya biasanya hanya bertahan tepat tiga hari sebelum mereka mengundurkan diri, menangis, atau bahkan keduanya. Lalu, Zara Johnson datang. Perempuan itu memakai sepatu bot militer untuk wawancara di perusahaan Fortune 500. Ia asyik mengunyah permen…mehr

Produktbeschreibung
Satu bos yang mustahil dihadapi. Satu asisten yang tak tergoyahkan. Satu bulan untuk melanggar semua aturan yang pernah mereka buat. Blake Tyrone selalu memegang kendali atas segalanya. Kerajaan bisnis bernilai miliaran dolarnya berjalan sempurna seperti mesin yang diminyaki. Kopi espressonya harus berada di suhu tepat 145 derajat. Dan para asistennya biasanya hanya bertahan tepat tiga hari sebelum mereka mengundurkan diri, menangis, atau bahkan keduanya. Lalu, Zara Johnson datang. Perempuan itu memakai sepatu bot militer untuk wawancara di perusahaan Fortune 500. Ia asyik mengunyah permen karet saat Blake sedang memberikan pidato intimidasi. Dan ketika Blake memperingatkannya bahwa asisten sebelumnya meninggalkan surat peringatan, Zara hanya mengedikkan bahu dan berkata, "Keren. Aku pernah mengalami yang lebih buruk dari ini." Zara tidak gentar. Ia tidak meminta maaf. Ia merapikan ulang berkas-berkas Blake tanpa izin, menyajikan espresso di suhu 146 derajat hanya untuk membuktikan sesuatu, dan menempati kantor Blake yang "mustahil" itu seolah ia adalah pemiliknya. Untuk pertama kalinya dalam satu dekade, Blake Tyrone bertemu dengan seseorang yang menolak untuk dikendalikan. Seharusnya itu menjadi masalah besar. Namun entah bagaimana, di antara sesi strategi larut malam dan rasa kopi yang justru terasa lebih nikmat di suhu yang salah, kendali mulai terasa bukan lagi seperti kekuasaan-melainkan kesepian. Hingga sebuah skandal mengancam segalanya. Hingga dewan direksi menuntut pilihan. Hingga Blake harus memutuskan: kerajaan yang ia bangun sendirian, atau wanita yang mengajarinya apa artinya berhenti membangun tembok penghalang. Satu bulan mengubah segalanya. Kini mereka harus mencari tahu apakah apa yang mereka bangun bersama cukup kuat untuk bertahan saat semuanya runtuh. Apa mungkin ada yang salah?
Autorenporträt
Nicole Ashton writes love stories that feel like movies - full of emotion, slow tension, and the kind of moments that stay with you long after the last page. Her stories often begin with heartbreak and end with healing, exploring how people find love again after losing it, and how one unexpected moment can change everything. She believes love stories don't have to be perfect to be powerful - they just have to feel real. Whether it's two people pretending not to care, someone coming back from the past, or a lie that turns into something true, Nicole writes about the quiet, messy, beautiful parts of falling in love. Her books include They Said It Was Fake, Borrowed for Revenge, and The Ten Dollar Boyfriend - each one a cinematic journey of emotions, second chances, and the complicated ways people find their way back to each other. When she's not writing, Nicole loves getting lost in films, long walks that turn into daydreams, and quiet coffee shops where she builds the worlds her characters live in. She writes for anyone who still believes love can surprise them - even when they've stopped looking for it.