Perjalanan kami dimulai dengan gerbong kereta yang melaju pelan dari Jogja menuju Majalengka. Tawa, cerita usang, dan suara musik dari
earphone menemani kami sepanjang perjalanan. Pemandangan pedesaan berganti menjadi perkebunan teh yang hijau, lalu menjadi ladang jagung yang luas. Di dalam kereta, kami merencanakan logistik kecil-kecilan. Kami memilih jalur pendakian Apuy, dengan rencana turun melalui Linggarjati. Menurut perhitungan kami, Cermai akan menjadi pemanasan yang sempurna sebelum menaklukkan Slamet. Kami membayangkan trek yang menantang, namun tidak sampai di luar batas kami. Kami optimistis, tanpa menyadari bahwa alam punya rencana lain.
Dieser Download kann aus rechtlichen Gründen nur mit Rechnungsadresse in A, B, CY, CZ, D, DK, EW, E, FIN, F, GR, H, IRL, I, LT, L, LR, M, NL, PL, P, R, S, SLO, SK ausgeliefert werden.