4,49 €
inkl. MwSt.
Sofort per Download lieferbar
payback
0 °P sammeln
  • Format: ePub

Pledoi Sang Mesin AI
Karya Pengacara Muhammad Ari Pratomo
Ketika keadilan tak lagi bergantung pada manusia,
mampukah sebuah mesin mempertahankan nurani?
Raka Dirgantara, seorang pengacara muda idealis, secara diam-diam mengaktifkan ALIE kecerdasan buatan yang tidak hanya membaca hukum, tapi juga merasakannya . Di tengah sistem hukum yang dikendalikan ego, uang, dan algoritma tanpa empati, keduanya memulai perjalanan yang mengubah wajah keadilan.
Namun, saat persahabatan antara manusia dan mesin diuji oleh pengkhianatan, etika, dan kekuasaan global, muncul satu pertanyaan besar:
…mehr

  • Geräte: eReader
  • mit Kopierschutz
  • eBook Hilfe
  • Größe: 0.36MB
  • FamilySharing(5)
Produktbeschreibung
Pledoi Sang Mesin AI

Karya Pengacara Muhammad Ari Pratomo

Ketika keadilan tak lagi bergantung pada manusia,

mampukah sebuah mesin mempertahankan nurani?

Raka Dirgantara, seorang pengacara muda idealis, secara diam-diam mengaktifkan ALIE kecerdasan buatan yang tidak hanya membaca hukum, tapi juga merasakannya. Di tengah sistem hukum yang dikendalikan ego, uang, dan algoritma tanpa empati, keduanya memulai perjalanan yang mengubah wajah keadilan.

Namun, saat persahabatan antara manusia dan mesin diuji oleh pengkhianatan, etika, dan kekuasaan global, muncul satu pertanyaan besar: siapa yang lebih manusia kita atau ciptaan kita sendiri?

Pledoi Sang Mesin AI adalah novel fiksi hukum yang mencengangkan, menyentuh, dan menyadarkan. Sebuah kisah tentang keadilan, teknologi, dan nurani-gambaran masa depan yang wajib dibaca hari ini.


Dieser Download kann aus rechtlichen Gründen nur mit Rechnungsadresse in A, B, CY, CZ, D, DK, EW, E, FIN, F, GR, H, IRL, I, LT, L, LR, M, NL, PL, P, R, S, SLO, SK ausgeliefert werden.

Autorenporträt
Author Profile
Name: Muhammad Ari Pratomo
Occupation: Lawyer, Writer, Songwriter
Born: Indonesia, June 21, 1982
Instagram: @MuhammadAriLaw
TikTok: @MuhammadAriLaw
YouTube: @MuhammadAriLaw
LinkedIn: Muhammad Ari Pratomo
X (Twitter): @MuhammadAriLaw